Langsung ke konten utama

Sistem Penawaran Presisi

Sistem Penawaran Presisi ( Precision Bidding System ) atau sering disingkat Prec adalah sistem penawaran yang memiliki penggemar sangat banyak di Indonesia. Bahkan, dalam salah satu artikel Bert Toar Polii ditulis: Indonesia adalah Presisi !
Popularitas sistem ini terutama karena opening bid (pembukaan) 1C yang berarti punya pegangan kartu berjumlah 16HCP atau lebih. Cukup sampai disinikah sistem presisi berlaku ? Ternyata tidak. Karena itu, agar mendapatkan gambaran yang cukup lengkap tentang sistem yang berbasis distribusi ini, saya mengadopsi dari Sistem Presisi AMOX COMMUNITY yang rasanya cukup mewakili sistem presisi baku di bawah ini.

1) Penawaran Tingkat 1:



OPENER
RESPONDER
POINTS

1 D
SEGALA DISTRIB
0 – 7
1 C
1 H / S
MIN 5 LEMBAR
8 – 15
16 UP
1 NT
BALANCE
8 – 10

2 C / D
MIN 5 LEMBAR
8 – 15
SEGALA DISTR.
2 H / S
MIN 6 LEMBAR
5 – 7

2 NT
BALANCE
11 – 13

3 C / D
MIN 7 LEMBAR
5 – 7

3 NT
BALANCE
14 UP
1 D
- - -
PASS
0 – 7
11 - 13
1 H / S
MIN 5 LEMBAR
8 – 15
MIN 3 LEMBAR
1 NT
BALANCE
8 – 12

2 C / D
MIN 5 LEMBAR
11 – 15

2 H / S
MIN 5 LEMBAR
16 UP

2 NT
BALANCE
16 UP

3 NT
BALANCE
14 – 15 SO
1 H
- - -
PASS
0 – 7

1 NT
BALANCE
8 – 11

2 C / D
MIN 5 LEMBAR
8 – 10
11 - 13
2 H / S
MIN 3 LEMBAR
8 – 10

2 NT
BALANCE
16 UP

3 C / D
MIN 5 LEMBAR
11 – 15
MIN 5 LEMBAR
3 H / S
MIN 3 LEMBAR
11 – 15

3 NT
BALANCE
11 – 15
1 S
- - -
PASS
0 – 7

1 NT
BALANCE
8 – 11

2 C / D
MIN 5 LEMBAR
8 – 10
11 - 13
2 H / S
MIN 3 LEMBAR
8 – 10

2 NT
BALANCE
16 UP
MIN 5 LEMBAR
3 C / D
MIN 5 LEMBAR
11 – 15

3 H / S
MIN 3 LEMBAR
11 – 15

3 NT
BALANCE
11 – 15
1 NT
2 C
SEGALA DIST
8 – 11

2 D
SEGALA DIST
12 – UP 
14 - 17
2 H / S
MIN 6 LEMBAR
5 – 7 SO

2 NT
BALANCE
11 – 15
BALANCE
3 C / D
MIN 7 LEMBAR
5 – 7 SO

3 NT
BALANCE
16 UP

2) Penawaran Tingkat 2 s/d 4


2 C
- - -
PASS
0 – 7
11 - 13
2 D
SEGALA DIST
8 – 10 
MIN 6 LEMBAR
2 H / S
MIN 5 LEMBAR
8 – 10

2 NT
BALANCE
11 – 13
(5 LBR C + 4 LBR H / S)
3 C / D
MIN 3 LEMBAR
8 – 10

3 NT
BALANCE
16 UP
2 D
2 H / S
MIN 4 LEMBAR
0 – 7
11 – 13
2 NT
BALANCE
8 – 11

3 C / D
MIN 4 LEMBAR
0 – 7
MIN 1 LEMBAR
3 H / S
MIN 4 LEMBAR
8 – 11

3 NT
BALANCE
13 – 15
2 H / S
- - -
PASS
0 – 7

2 H / S
MIN 3 LEMBAR
8 – 10
8 – 10
2 NT
BALANCE
16 UP

3 C / D
MIN 5 LEMBAR
11 – 15
MIN 8 LEMBAR
3 H / S
MIN 3 LEMBAR
11 – 15

3 NT
BALANCE
11 – 15
2 NT
3 C
SEGALA DIST
0 – 7
22 – 23
3 D
SEGALA DIST
8 – 10

3 H / S
MIN 5 LEMBAR
8 – 10
BALANCE
3 NT
BALANCE
11 – 15

4 C
SEGALA DIST
16 UP
3 C / D
- - -
PASS
0 – 7
8 – 10
3 H / S
MIN 5 LEMBAR
8 – 10

3 NT
BALANCE
11 – 15
MIN 7 LEMBAR
4 C
SEGALA DIST
16 UP

5 C
MIN 3 LEMBAR
8 – 15
4 C
4 H
MIN 2 LEMBAR
0 – 7
8 UP
4 S
MIN 3 LEMBAR
8 – 10
MIN 8 LEMBAR H
4 NT
SEGALA DIST
(BLACKWOOD)
16 UP
4 D
4 H
MIN 3 LEMBAR
8 – 10
8 UP
4 S
MIN 2 LEMBAR
0 – 7
MIN 8 LEMBAR S
4 NT
SEGALA DIST
(BLACKWOOD)
16 UP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Politik Keolahragaan Bagian II

NASIB OLAHRAGA PRESTASI DI KEBUMEN: DUKUNGAN MINI TUNTUTAN MAKSI Olahraga adalah satu cara dan media membangun karakter manusia yang berkepribadian. Jika olahraga dicampuri kepentingan lain, khususnya politik sektarian, maka segala upaya untuk mengerahkan usaha dan daya membangun karakter itu tentu akan tercemari oleh berbagai muatan yang ada dalam politik itu. Ini berbeda sangat signifikan dengan politik olahraga. Yakni pendekatan politik yang dilakukan oleh institusi politik formal, terutama pemerintah, untuk memacu pengembangan kegiatan dan prestasi olahraga. Kabupaten Kebumen memiliki potensi atlet yang selalu menyumbang medali emas di cabang olahraga judo dan gulat. Terakhir, silat menyumbang atlet nasional atas nama Dian Kristanto. Begitu juga dengan cabang tinju yang selalu melahirkan bibit-bibit baru dari tangan dingin pelatih Yos dan dukungan finansial dari pemilik toko jajanan khas “Saputra”, Hari S. Di era akhir 1990 an atau awal 2000-an, Pertina Kebumen p...

Pandangan Islam Tentang dan Manfaat Olahraga Bridge

Bridge atau Contract Bridge memakai kartu sebagai sarana utama permainan yang kini semakin mendunia dan menyebar di semua usia maupun strata sosial.  Sementara itu, ada beberapa atau kebanyakan permainan yang menggunakan jenis kartu yang sama cenderung membawa kesan negatif sebagai alat untuk berjudi.  Pada dasarnya, judi adalah perbuatan yang dilarang oleh hukum negara Indonesia dan agama (khususnya Islam). Dalam ranah hukum negara, judi atau perjuadian adalah suatu bentuk kriminalitas yang bersumber dari dua hal: niat dan kesempatan. Artinya, permainan kartu jenis apapun jika diawali dengan niat untuk berjudi, maka hal itu termasuk tindak kriminalitas dan hukumnya haram. Apalagi jika ada kesempatan atau peluang untuk melakukannya. Karena berjudi dapat dilakukan dengan sarana apapun, bukan hanya dengan media kartu. Permainan bridge adalah satu cabang olahraga otak seperti halnya catur (schaack/chess). Sportivitas (jujur dan saling menghargai) adalah asas utama. B...