Postingan

Bridge dan Pengembangan Integritas Pribadi

Gambar
Bridge atau lebih tepatnya Contract bridge bukan sekadar olahraga asah otak biasa. Bukan pula sebuah permainan kartu, apalagi menjadi alat untuk berjudi. Banyak hal istimewa yang ada dalam olahraga Bridge, terutama bagi pengembangan nilai-nilai dasar kehidupan manusia jika dilakukan dengan benar dan baik. Karena bukan cabang olahraga yang popular seperti sepakbola, beladiri dan cabang sejenis yaitu catur. Untuk bermain, Bridge memerlukan banyak syarat dan ketentuan. Diantaranya adalah harus dilakukan berpasangan, memahami etika membagi dan menjalankan permainan serta terkait sejumlah aturan baku yang membuat olahraga asah otak ini memberikan nilai lebih dibanding olahraga sejenis. Sebagai olahraga, sportivitas merupakan hal mendasar yang harus dipatuhi oleh semua pelaku olahraga. Apapun jenis olehraga itu. Dan Bridge membawa nilai-nilai keutamaan yang sangat bermanfaat bagi pengembangan diri manusia. Khususnya menjaga suasana kemitraan (partnership) antar pemain/pasangan, saling mengh…

MEMBINA PARTNERSHIP - Bagian I

Gambar
Bagian I. Dari Kolom Bert Toar Polii di Kompasiana http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2011/09/08/membina-partnership-392192.html
Kemampuan menguasai sistem dan konvensi yang digunakan serta teknik-teknik permainan secara individual belum menjamin keberhasilan dalam permainan bridge. Sebab permainan bridge adalah permainan pasangan, sehingga seorang pemain betapapun tinggi keterampilan indivudunya akan sia-sia tanpa seorang pasangan yang mampu memahami dirinya baik dalam segi teknis maupun nonteknis.
Kunci keberhasilan dalam permainan bridge lebih cenderung ditentukan oleh kemampuan dan kekuatan partnership daripada kemampuan individual. Membina partnership bagaikan suatu ikatan perkawinan, yang akan langgeng dan lancar jika saling dapat memahami dan menghormati antar individu.
Sangat sulit untuk menentukan kriteria-kriteria yang tepat dalam membina partnership. Berdasarkan pengalaman penulis yang telah menekuni olahraga ini selama kurang lebih 30-an tahun, ada beberapa kriteria penting …

Finesse (Teknik Memotong Kartu Lawan)

Gambar
Oleh : Bert Toar Polii
Salah satu teknik bermain yang sangat digemari terutama oleh para pemula, bagaimana melakukan teknik finesse (potong). Kegembiraan akan terpancar diwajahnya terutama saat ia bisa  menemukan Queen yang bisa dipotong dua arah seperti contoh dibawah ini.
S - AJ97             S - K1086
Pada kombinasi ini seorang declarer akan berhasil mendapatkan 4 trik apabila ia secara tepat berhasil menemukan SQ. Tanpa informasi dari jalannya penawaran jelas akan sangat sulit menetukan keberadaan SQ. Jadi, sangat wajar kalau seorang pemain begitu bergembira jika menemukan sang Queen. Dalam permainan bridge teknik potong terdiri dari cukup banyak variasi, dari yang sederhana hingga yang rumit. ·Yang sederhana :
S AQ               S AJ2              SAJ10 S 32                S Q103           S Q32
·Yang lebih rumit :
Contoh A         Contoh B         Contoh C S Q102           S Q872           S KJ82 S A987           S A964            S A973
Yang sederhana tentu saja tidak perlu dibahas karena…

Pembukaan Weak Two

Gambar
Oleh : Bert Toar Polii
Pembukaan Weak Two adalah pembukaan preemptive dengan persyaratan yang cukup ketat dibandingkan dengan pembukaan preemptive di level tiga. Pembukaan Weak Two yang tradisional adalah pegangan 6 kartu bagus dengan 6-10 High Card Point (HCP) dan  tergantung  kondisi papan (bahaya atau tidak bahaya) dan juga tangan ke berapa.
Tipe yang ideal untuk pembukaan Weak Two adalah :
S - KQ10975 H - 54 D - K98 C - 106
Dalam artikel ini, penulis hanya akan membatasi pada pembukaan Weak Two gaya tradisional sebagai dasar untuk para pemain pemula. Karena dalam perkembangannya, pembukaan Weak Two semakin tidak beraturan, tapi tentu saja membutuhkan pengalaman untuk bisa melakukan itu. Mengapa para pemain memilih menggunakan pembukaan Weak Two?. Karena pembukaan Weak Two selain bermanfaat sebagai senjata untuk mengganggu lawan bisa juga menjadi senjata yang ampuh untuk menemukan kontrak terbaik. Sebagai pengganggu rasanya kita semua sudah tahu karena Weak Two dikategorikan sebagai pembuk…

SEPULUH ATURAN DEFENCE

Gambar
Oleh : Bert Toar Polii
Dalam permainan bridge ada tiga area penting yang harus dikuasai dengan baik jika ingin menjadi pemain yang andal. Pertama adalah teknik penawaran disusul teknik play dan terakhir tentu saja teknik defense. Rasanya semua sepakat kalau diurut sesuai tingkat kesulitan maka teknik penawaran disusul teknik play dan yang terberat teknik defense. Mengapa, jelas walaupun sama dengan declarer bias melihat kartu dummy – defender tidak mempuyai hubungan dengan dummy. Berbeda dengan declarer yang bias membangun komunikasi dengan dummy. Umumnya pemain akan cepat menguasai teknik play disbanding tenik defense karena selain bakat, pengalaman bertanding sangat menentukan. Untuk meningkatkan kemampuan defense, menurut  Martin Hoffman seorang pakar bridge dari Amerika, ada 10 aturan dasar yang perlu dikuasai. Perhatikan dengan saksama jalannya penawaran. Bukan hanya menyimak tapi mencoba untuk mengambil kesimpulan tentang kemungkinan pegangan lawan. Tanyalah arti penawaran…

DARI POPDA MINIBRIDGE SD KECAMATAN KEBUMEN 2013

Gambar
Bagian I. Penyelenggaraan dan Hasil Pertandingan

POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) adalah salah satu kegiatan ukur prestasi bagi para atlet yang berstatus pelajar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2013 ini, cabang olahraga bridge juga dipertandingkan di tingkat SD (minibridge) di SDN 7 Kebumen yang beralamat Jl. Sawo dan jaraknya kurang dari 100 meter dari Kantor UPT Disdikpora Kecamatan serta hanya sekitar 200 meter dari Sekretariat Pengkab GABSI Kebumen. Karena itu, setelah mendapat kabar dari guru olahraga SD Kebumen 7, Ibu Ani, saya yang diminta membekali secara instan (waktu efektif latihan hanya 1 hari dan menangani 12 siswa sekaligus) menyempatkan diri menengok kegiatan tersebut dan memberi dorongan agar apapun hasilnya nanti, para atlet minibridge SDN 7 Kebumen yang rata-rata masih duduk di Kelas III dan IV tidak berkecil hati. Yang penting tetap maju dan tidak boleh menyerah sebelum pertandingan berakhir. Alhamdulillah, dalam segala keterbatasan saya, atlet maupu…